Rabu, 13 Juli 2011

Sekilas Tentang Curricullum Vitae


Curricullum Vitae, sejenis makanan apakah itu?
Curricullum Vitae atau biasa disingkat CV adalah suplemen bagi para interviewer (pewawancara) untuk memberikan gambaran awal interviewee (orang yang diwawancara), biasanya bagi orang yang akan melamar pekerjaan, atau dalam lingkup kampus dan sekolahan, melamar dalam suatu formasi kepengurusan atau kepanitiaan.

CV ini adalah sebuah sinopsis, panjangnya dua halaman atau lebih, berisikan data pribadi standar, informasi kontak, termasuk ringkasan latar belakang pendidikan dan akademis serta pengalaman keterampilan, mengajar dan penelitian, publikasi, presentasi, penghargaan, kehormatan, afiliasi dan rincian serta informasi lain yang relevan dengan posisi yang kita lamar.

Minggu lalu pas pelajaran KSPK, dosen saya Pak Ossi, berbagi tentang CV. Memang berbeda dengan kelas lain, kelas kita yang diajarin bapaknya emang ngga belajar sesuai silabus. Seolah yang kita pelajarin pas KSPK dan ujian KSPK itu dua hal yang terpisah. Biasanya Bapaknya cerita-cerita gitu, dan kebetulan dua minggu terakhir ini otak saya lagi nyambung pas belajar, jadilah saya tulis di sini, hehe.

Pak Ossi ngebagi CV menjadi dua jenis, yaitu CV summary gaya Amerika (yang cuma selembar tapi padat informasi, terutama tentang keahlian dan keprofesian) dan CV biasa yang sering saya dan teman-teman bikin: berlember-lembar dan berisi informasi diri dan keahlian secara terperinci. Pas saya googling ada banyak lagi sih macemnya, tapi itu dibagi berdasar fokus informasi yang dimuat dalam CV. Tapi karakternya sendiri ga terlalu signifikan kayaknya.

Sekilas Tentang American Style Curricullum Vitae


Alih-alih disebut CV, gaya ini seringkali dikenal dengan resume, atau lebih tepatnya American Resume. Disebut resume karena berupa satu atau dua halaman ringkasan pengalaman keterampilan dan pendidikan. Tujuan dari penulisan resume yang singkat dan ringkas ini karena diharapkan pembacanya untuk menghabiskan hanya satu menit atau lebih meninjau kualifikasi kita. Fokus yang ditonjolkan resume ini berupa pengalaman kerja dan keahlian: (1) ahli/ mumpuni di bidang apa, (2) pernah berpengalaman/ memiliki wawasan di bidang apa saja. Kalo punya keunggulan lain, misalnya punya link/ koneksi bisnis ( atau relasi apapun yang berhubungan dengan tempat yang kita lamar) luas, cantumin juga di situ. Latar belakang dan informasi pribadi biasanya ngga ada. Sebatas nomor kontak aja.


Tentang Curricullum Vitae

Karena dunia kerja itu ibaratnya kita lagi jualan, maka apapun yang bernilai jual ya tampilkanlah. Contoh resume di atas. Tidak hanya pengalaman kerjanya saja yang dicantumkan, tetapi juga prestasi-prestasi yang diraih baik secara pribadi maupun oleh perusahaannya. Selama itu fakta dan dapat dipertanggungjawabkan, sajikan saja dalam resume.

Kalau kelemahan?
Hmm namanya juga jualan, tentunya kita akan fokus dalam mempromosikan keunggulan-keunggulan produk, berupa kompetensi kita. Dalam resume/ CV kita tidak dituntut untuk membeberkan segala hal tentang kita kok, kan interviewernya bukan mau kenalan atau ngadain bimbingan psikologis. Cukup agar interviewer mendapatkan gambaran jelas mengenai diri kita dan meyakinkannya bahwa kita layak untuk diterima.



girl's stuff

bagja kana Sunda

Taujih

 

Titik Senyap Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by Buy Engagement Rings | Infidelity in Marriage by Blogger Templates