Minggu, 19 Juni 2011

Kutu Loncat


dahulu kala saat pertama kali membuat blog, saya senang dengan frasa titik senyap. Karena seringkali ide-ide berkelebat muncul dan di antaranya sayang jika berujung lenyap begitu saja. Maka saya menuliskan ide-ide yang bisa saya tuliskan disini, siapa tahu bisa jadi sesuatu yang menginspirasi baik buat saya ataupun siapapun yang membutuhkannya dan kebetulan Allah menitipkannya lewat saya.

Tapitapitapii ternyata setelah dijalani dan melihat-lihat, juga sedikit blogwalking ke beberapa blog teman-teman..saya akui memang tulisan saya masih jauh dari kata bermanfaat apalagi menginspirasi, hehehe. Satu hal yang membuat saya tercenung, di blog ini pun saya benar-benar menulis secara random. Menulis satu hal ketika mood, lalu ditinggalkan dan menulis hal lain. Janjinya mau nerusin tema-tema yang awal, tapi sampe sekarang belum mood lagi buat nulis. Padahal pas awal-awal udah ngepublish mau bikin serial yah. Dodoool =,=.

Kutu Loncat
Kata rektor I*B, lulusan mereka (dulu 'kita' :D) biasa disebut kutu loncat. Pindah kerja sana-sini, loyalitas sama perusahaannya kurang. Karena kemampuan dan kualitasnya lebih unggul, maka tawaran kerja pasti ngalir sana-sini dengan tawaran gaji yang menggiurkan. Hal itu bikin kecewa perusahaan dan cenderung enggan buat nerima lulusan I*B buat kerja disana, katanya.

Kutu Loncat
senada dengan saya ngga, sih . Nulis semau-maunya. Tiap bulan pasti aja nambah label baru. Sifat saya juga yang cepat tertarik dengan segala hal tapi ngga punya power buat konsisten. Asal lagi mood, asal lagi senang. My bad :) *malah cengar-cengir

Kutu Loncat
ngeliat gimana saya ngisi blog ini, frasa Kutu Loncat mendefinisikannya lebih tepat. 
Tapi kutu itu menjijikan. dan bikin ilfeel.
Jadi, yah, ada baiknya bertahan dengan Titik Senyap :)

0 komentar:

Poskan Komentar

girl's stuff

bagja kana Sunda

Taujih

 

Titik Senyap Copyright © 2008 Green Scrapbook Diary Designed by Buy Engagement Rings | Infidelity in Marriage by Blogger Templates